Ingin Tambah KBLI CV? Cek Syarat & Cara Urus di OSS – 081326497675

Kapan CV Perlu Menambah KBLI?

Saat CV Menambah Bidang Usaha Baru

CV perlu melakukan tambah KBLI CV ketika ingin menjalankan kegiatan usaha baru yang belum tercantum dalam perizinan, misalnya menambah jasa konsultasi atau konstruksi dari usaha perdagangan.

Saat Ruang Lingkup Usaha dalam Legalitas Belum Sesuai

Periksa kesesuaian bidang usaha dengan akta pendirian CV. Jika perlu, lakukan perubahan akta melalui notaris sebelum memperbarui data OSS. Selain itu, sesuaikan kode dengan KBLI 2025 berdasarkan Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025. Perubahan kode tidak selalu mengharuskan perubahan akta atau izin baru.

Syarat Tambah KBLI CV dan Prosedurnya

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengurus tambah KBLI CV, siapkan dokumen dan informasi berikut:

  • NIB CV
  • Akta pendirian CV beserta akta perubahan (jika ada)
  • KTP dan NPWP Pengurus
  • Daftar bidang usaha baru beserta uraian kegiatan bisnisnya

Kelengkapan dokumen membantu memperlancar proses pembaruan data. Namun, jika penambahan bidang usaha mengubah maksud dan tujuan dalam akta, konsultasikan kebutuhan perubahan akta terlebih dahulu.

 

Proses Sebelum Mengubah Data di OSS

Agar proses penambahan KBLI berjalan lancar, lakukan beberapa langkah berikut:

Identifikasi kegiatan usaha. Tentukan produk atau jasa yang akan ditambahkan ke bisnis CV.

Pilih kode KBLI yang sesuai. Periksa uraian kegiatan berdasarkan klasifikasi KBLI 2025 dan ketentuan OSS yang berlaku.

Periksa kesesuaian akta CV. Jika ruang lingkup usaha belum mencakup kegiatan baru, evaluasi kebutuhan perubahan akta melalui notaris.

Perbarui data perizinan. Setelah persyaratan legalitas terpenuhi, lanjutkan penyesuaian data usaha melalui OSS sesuai prosedur yang berlaku.

Dengan menyiapkan dokumen dan menentukan KBLI secara tepat sejak awal, pemilik CV dapat mengurangi risiko kesalahan pengajuan dan kendala saat memperbarui perizinan usaha.

Cara Tambah KBLI CV Melalui OSS

Tahapan Pengajuan Tambah KBLI CV

Untuk menambah KBLI CV, pemilik usaha dapat memperbarui data kegiatan usaha melalui sistem OSS. Berikut langkah umumnya:

Login ke akun OSS menggunakan akun yang terdaftar untuk CV.

Pilih menu pengembangan atau perubahan data kegiatan usaha.

Tambahkan bidang usaha dan pilih kode KBLI yang sesuai.

Lengkapi informasi lokasi, kegiatan usaha, serta persyaratan berdasarkan tingkat risiko.

Periksa kembali data dan lanjutkan proses hingga perizinan terkait diperbarui.

Proses ini mengikuti ketentuan PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Pastikan data legalitas CV sesuai sebelum mengajukan perubahan.

Kendala Tambah KBLI CV di OSS Mandiri

KBLI Tidak Ditemukan atau Tidak Sesuai

Pelaku usaha terkadang kesulitan menemukan kode yang tepat karena pembaruan KBLI 2025. Oleh sebab itu, periksa uraian kegiatan usaha dan tabel konversi KBLI sebelum memilih kode.

Data CV dan OSS Tidak Sinkron

Data akta, AHU, dan OSS yang tidak sesuai dapat menghambat proses perubahan. Jika bidang usaha baru belum tercakup dalam akta, evaluasi kebutuhan perubahan akta melalui notaris sebelum melanjutkan pengajuan.

Persyaratan Perizinan Berbeda

Setiap KBLI memiliki ketentuan berbeda sesuai tingkat risikonya. Beberapa kegiatan memerlukan Sertifikat Standar, izin tambahan, atau persyaratan lain sebelum usaha dapat beroperasi.

Risiko Kesalahan Saat Menambah KBLI CV

Salah Memilih Kode KBLI

Kode yang tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya dapat menyebabkan ketidaksesuaian data perizinan dan menghambat pengurusan izin lanjutan. Karena itu, cocokkan kode dengan aktivitas usaha, bukan hanya nama bidangnya.

Legalitas dan Perizinan Tidak Sesuai

Jika CV menjalankan kegiatan yang tidak sesuai dengan perizinan, usaha berisiko menghadapi kendala administratif atau sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Pastikan data akta, KBLI, NIB, dan izin pendukung saling sesuai sebelum menjalankan bidang usaha baru.

5 KBLI 2025 yang Umum Dibutuhkan Pelaku Usaha

Contoh Kode KBLI untuk Berbagai Bidang Usaha

Berikut lima contoh KBLI 2025 yang dapat menjadi referensi saat CV ingin menambah bidang usaha.

Bidang Usaha

Kode KBLI 2025

Keterangan

Perdagangan besar berbagai macam barang

46902

Perdagangan grosir selain melalui swalayan/perkulakan swalayan

Perdagangan eceran berbagai macam barang

47112

Penjualan eceran berbagai barang yang utamanya makanan, minuman, atau tembakau tanpa sistem swalayan

Konstruksi gedung tempat tinggal

41011*

Pembangunan gedung tempat tinggal

Pemrograman komputer

6219

Aktivitas pemrograman komputer lainnya

Restoran

56101

Penyediaan makanan di bangunan tetap

 

Catatan: Tabel ini merupakan contoh bidang usaha. Pastikan kode dan uraian kegiatan sesuai dengan KBLI 2025 di OSS sebelum mengajukan perubahan.

Cara Memilih KBLI yang Sesuai

Saat melakukan tambah KBLI CV, jangan hanya mencocokkan nama bidang usaha. Periksa juga uraian kegiatan, ruang lingkup, dan persyaratan perizinan agar kode yang dipilih sesuai dengan aktivitas bisnis CV.

Urus Tambah KBLI CV di POPJASA

Pengurusan Lebih Praktis dan Terarah

Bingung menentukan kode KBLI, menghadapi kendala OSS, atau perlu menyesuaikan akta CV? POPJASA – Urus Izin Usaha siap membantu Anda memeriksa kebutuhan dokumen dan proses penambahan KBLI sesuai kegiatan bisnis.

Konsultasi Gratis Sekarang

Jangan biarkan kendala perizinan menghambat pengembangan bisnis Anda! Urus Tambah KBLI CV bersama POPJASA agar prosesnya lebih terarah.

📞 Kontak POPJASA

Phone : (031) 5917359

Telp/WA : 0813-2649-7675

Email : popjasa@gmail.com

📍 Cabang POPJASA :

– Surabaya (Pusat)

Ruko Mezanine, Jl. Nginden Semolo No.25 Blok A, Nginden Jangkungan, Kec. Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur 60118

– Tangerang

Creya Coworking Space Lt. 4, Jl. Raya Serpong No. 39, Kota Tangerang Selatan, Banten 15325

– Semarang

SoVoism (Rental Office & Virtual Office) Jalan Dokter Cipto No. 18-20, Kebonagung, Semarang Timur, Kota Semarang 50126

– Mojokerto

Jl. Wijaya Kusuma Barat, RT/RW:001/005, Kel. Sooko Kec. Sooko, Kabupaten Mojokerto, 61361

Cabang lainnya : Malang, Solo, Yogyakarta, Bandung, Makassar